detik.com

Monday, August 18, 2014

Emas Jatuh Dalam 2 Hari beruntun

Harga Emas dunia turun dalam 2 hari beruntun setelah ekonomi Amerika Serikat megnalami perbaikan serta menguatnya ekuitas di seluruh dunia yang membuat terbatasnya permintaan atas
aset safe haven.

Sejak permintaan untuk emas perhiasan, batanan, dan koin telah terbukti    sangat lemah pada akhir-akhir ini, permintan emas secara keseluruhan kembali lagi tergantung kepada investor,

Indeks ekuitas MSCI All-Country World mencapai level tertinggi sejak 31 Juli seiring indeks Stoxx
Europe 600 menuju kenaikan minuan terbesar pada tahun ini dan indeks Han Sen mencapai
level terntingginya sejak tahun 2010. Permintaan emas turun sebesar 16% di kuartal kedua, di pimpin
oleh penurunan di India dan China, di laporkan oleh World Gold Council pada pekan ini.

Emas pada saat ini turun sebesar 1.4% menjadi $1,295 pada pukul 08.27 di Comex New York, ini adalah penurunan terbesar sejak 14 Juli. Hara emas telah naik sebanyak 0.4% dalam a hari terakhir.



EURO/USD
RANGE
1290 - 1310
DATE
SUPPORT
RESISTANCE

18 Aug ‘14
1292.85
1304.90

ê

Market Resume :
Diperkirakan harga emas segera menguji Support terlebih dahulu minimal di area 1295.33 dan re-test
maksimum level 1290.73. Akan tetapi jika harga emas mampu break dan bertahan diatas 1298.90 maka
diperkirakan harga emas berpotensi menguji Resistance yakni 1300.40 dan 1305.72.

DISCLAIMER
Berita dan komentar di dalam ulasan teknikal bukan rekomendasi untuk beli maupun jual, namun hanya cara untuk menginterpretasikan pola pergerakan harga. Perusahaan dak bertanggung
jawab atas penggunaannya.
Develop by : Andrian N.

Thursday, July 24, 2014

Situasi geopolik masih bergejolak, emas masih tertahan di bawah $1300

Perdaanan  bursa  komodi  loam  mulia  di  hari  Kamis  ini  (24/7),  hara  emas  dan  perak terpantau  diperdaankan  lebih  rendah  meski  penurunan  tersebut  masih  dibatasi  oleh  risiko eopolik di wilayah Ukraina dan Irak.

Sementara itu pasar ekuitas lobal menalami kenaikan pada penutupan rabu kemarin seirin desakan  dari  menteri  sekretaris  neara  Amerika  Serikat  John  Kerry  aar  terciptanya  perjanjian encatan senjata antara pemerintah Israel dan Hamas, tetapi kekhawaran situasi Timur Tenah
dan Ukraina menjaa permintaan aset safe haven terus meninkat seper obliasi.

Selama berlansunnya perdaanan di sesi Asia, emas berjanka peniriman Austus telah diperdaankan  flat  di  level  $1.304.70  per  troy  ounce  di  divisi  Comex,  New  York  Mercanle Exchane. Sedanan pada sesi sebelumnya, hara emas telah berakhir lebih rendah $1.60, atau
0.1% di level $1.304.70 per troy ounce.





Thursday, March 6, 2014

WTI Extends Biggest Drop in Two Months as Crude Supplies Rise



West Texas Intermediate fell for a third day, extending the biggest decline in two months, after government data showed distillate-fuel and crude stockpiles increased in the U.S., the world’s biggest oil consumer.
Futures dropped as much as 0.6 percent in New York, extending a 1.8 percent loss yesterday. Distillate inventories, including heating oil and diesel, gained last week, the Energy Information Administration reported. They were forecast to shrink in a Bloomberg News survey of analysts. Crude stockpiles climbed for a seventh week while supplies at Cushing, Oklahoma, slid to the lowest level since February 2012 with the opening of a new pipeline.
WTI for April delivery declined as much as 59 cents to $100.86 a barrel in electronic trading on the New York Mercantile Exchange, and was at $100.97 at 12:05 p.m. Sydney time. The contract dropped $1.88 to $101.45 yesterday, the lowest settlement since Feb. 14. The volume of all futures traded was about 42 percent below the 100-day average.
Brent for April settlement decreased 20 cents to $107.56 a barrel on the London-based ICE Futures Europe exchange. The European benchmark crude was at a premium of $6.59 to WTI. The spread ended yesterday’s session at $6.31, widening for the first time in seven days.
(Source: Bloomberg)